Saturday, December 5, 2009

Ini Hidupku.. Ini Kisahku..


Aku tinggal di sebuah desa kecil di sebelah Selatan America, di sebuah gubuk kecil yang kunamai rumah. Rumahku tak besar namun juga tak bisa dikatakan kecil. Apalah arti sebuah rumah jika hanya aku seorang yang tinggal di dalamnya. Jangan kau tanya di mana suami dan anggota keluargaku yang lain. Perang yang dingin telah merampas mereka secara kasar dariku.

Akh... sudahlah! Aku tak ingin mengingat-ingat cerita tragis yang diceritakan berulang-ulang oleh semua orang. Toh bagiku perang tak benar-benar bisa merenggut mereka dariku, setidaknya di sini. Aku masih menyimpan semua benda-benda milik mereka dengan rapi. Aku masih mengingat dengan jelas baju kesukaan suamiku dan jaket kesayangan anakku. Aku selalu mencucinya setiap minggu,kalau-kalau suatu waktu suami atau anakku pulang dengan kaki pincangnya ataupun dengan tangan terbalut, benda-benda kesayangan itu akan menyambut mereka di sini bersama cintaku. Bayangan itulah yang selama ini membuatku sanggup melalu hari-hari sepiku.

Setiap sore setelah semua pekerjaan rumah tanggaku selesai kukerjakan, aku akan duduk di tengah padang rumput di depan rumahku. Ladang itu adalah saksi bisu betapa hangatnya keluarga kami sebelum perang terkutuk itu membawa mereka pergi dibalut angin dingin bulan November malam itu.

Di ladang itu juga kupancangkan sebatang salib dari pohon tua yang dulu ditanam dengan penuh kasih oleh suamiku. Kujadikan itu penanda bahwa aku tak sendirian, bahwa pasti masih akan terus ada harapan selama aku terus berharap. Seperti sore ini.. ditemani matahari yang begitu hangat menemaniku tersenyum memandang ke arah jalan dan menantikan belahan hatiku kembali. Sambil tak lupa kudendangkan sebaris lagu..

telah terlambat menanyakan sebab..
sebab tlah lelah mencari penyebab..

apa yang akan terjadi nanti..
nanti saja berpikir dan merenungi..

bagaimana semua harus dijalani..
jalani seperti hanya ada hari ini..
(Bandung,2009-01-26 )

Ini Hidupku.. ini kisahku…



Bandung, 2009-12-05
ivy

Wednesday, December 2, 2009

".................................."

Aku risau...aku merindukanmu!
Kamu di mana?

aku lelah..aku mencarimu!
Kamu di mana?

aku sedih..aku membutuhkanmu!
Kamu di mana?

aku kosong..aku mengharapkanmu!
kamu di mana?




"...................."
lalu kusadari hanya ada aku!



Bandung,2009-12-02
ivy
*biru lagi bosen! Lamaa deh pratikumnya! hoaammm...

gambar dari sini

Buat nona ntah berantah..



aku hanya menemani seorang teman yang galau!
aku tak melakukan sesuatu yg perlu kau risau!

aku hanya bercengkrama n bertukar asa!
aku hanya menikmati hangatnya teh,nona!

Tenang nona! jangan marah dan buat aku merasa bersalah...



bandung,2009-12-02
ivy
*biru coba meluruskan! huff..

gambar dari sini

Monday, November 30, 2009

adakah sama..

semua film berakhir indah..
aku mulai resah dan gelisah..
adakah ini akan berujung sama?

semua menemukan bagiannya..
aku mulai tak henti memikirkannya..
adakah ini akan berujung sama?

di mana kamu?

Bandung,2009-11-29 (1.45 am)
ivy
*biru dalam kantukk

Wednesday, November 25, 2009

Kini kau asing..

Sebenarnya apa salahku padamu? Aku tak pernah mengerti sebesar itukah rasa cemburumu padaku? Sehingga semua yang kulakukan sekarang terlihat dan terdengar salah olehmu. Ntahh.. aku memang bukan manusia sempurna. Dan aku memang tak sepintar dan sekompetenmu dalam mengerjakan semuanya ini. Tapi aku sedang belajar teman! Aku juga tak ingin selalu membuat kesalahan. Tak bisakah kau lihat usahaku? Tak bisakah sedikit menghargai belajarku?

Apa buta sudah matamu dengan segala api cemburu yang telah membatu begitu lama itu? Akh.. andai dulu kutahu hal itu akan merubah semua rasa persaudaraan yang telah kita susun jauh sebelum ini terjadi. Pasti! Kupastikan, tak akan kucampuri urusanmu itu. Ntah lah! Sekarang akupun bingung bagaimana harus menatanya kembali. Mungkin terlalu lama kubiarkan rasa itu terlantar, hingga lupa aku cara untuk membingkainya.

Kadang masih terbersit miris dan perih setiap kali mengingat betapa akrabnya kita dulu. Sebelum semua kecemburuanmu yang tak beralasan itu menikamku dan menghujaniku dengan semua kesalahan manusiawi lainnya. Masih terbersit binggung! Bagaimana bisa sekarang kita bagai dua orang asing yang tak lagi bisa memulai percakapan! Mengingat apa yang telah kita lalui bersama sebagai sahabat selama ini. huff.. aku menyerah!

Dulu aku orang yang paling tau bagaimana cara berbicara denganmu, sekarangpun begitu! Tapi bedanya, kau tak lagi mau mendengarkanku! Sehingga kupilih untuk diam, karena aku jelas tau siapa kamu dan watakmu. Dan sekarang aku menjadi orang yang paling rentan untuk membuatmu marah! akh.. kadang aku lelah! Aku ingin berteriak dan memaki! "Teman, masih belum cukupkah semua rasa kesalmu padaku? " Namun lagi-lagi karena aku begitu memahamimu yang penuh dgn emosi dan meledak-ledak, kubatalkan desahku.

Aku sendiri tak tau seberapa sanggup aku menahan semua ini. Karena jujur, aku sendiripun tak lagi objektif dalam menilai situasi ini. Terkadang aku selalu merasa, kau masih memandangku dengan kacamata cemburu itu. Sehingga aku selalu mencoba menghindari semua konfrontasi itu dan mencoba mendiamkannya sertaberharap waktu menyelesaikan. Walau ternyata, kuakui itu bukan pilihan yang bagus! Dan saat semua kusadari, ujung tali itu tlah terbelit kusut bersama semua tumpukan benang lainnya!

Saat tulisan ini kubuat, kamu telah positif menjadi orang asing bagiku! Apa kita butuh berkenalan lagi teman?

Perkenalkan nama saya si dungu! semoga lebih sabar menghadapi saya..


Hanya berharap menemukan kamu dan aku yang dulu di sana..



Bandung,2009-11-24 (23.20 pm )
ivy
* Ingin menyesal, tapi semuanya tak lagi berguna
gambar dipinjam dari sini

Tuesday, November 24, 2009

Jadi Amphibi sehari..

Sebenarnya ini bukan kejadian langkah di tengah hujan yang memang akhir-akhir ini bergaul sangat intim dengan setiap insan di Bandung. Tapi baru kali ini kupahami rasanya jadi amphibi! Setengah di tanah, setengah di air! Setengah kering tapi juga setengah basah!

Merasa seperti diangkat dan dicelupkan ke dalam sebuah kolam hingga ke pinggang. Membuat jeansku punya warna baru yang lebih gelap. Membuat semua yang dikenakan kuyup hingga lengket. Lalu dijemur dan digantung di jemuran. Di angin-anginkan dengan angin yang buju busyet bertiup dengan sangat amboy! Cukup untuk membuat seluruh tubuhmu merinding!

Seperti membawa sebuah popok basah ke mana-mana! Seperti membawa ember bocor di pantatmu yang membuatmu sangat mudah ditemukan karena tumpahan air yang disebabkan. Seperti kucing habis kesiram air, tapi anehnya cuma setengah! huff.. Benar-benar ingin membawa sebuah papan besar bertuliskan!
" I'm Wet! Dont touch... "

bandung,2009-11-24
ivy
*biru yang basah dan kedinginan

Friday, November 20, 2009

Hujan..


gambar dari sini

hujan mengintimi setiap pulau..
"aku berkuasa, kau kubuat galau!"


hujan menggauli setiap insan..
"aku hebat!" begitu ia berpesan..

hujan mencumbui setiap lekuk..
"aku buat kau kuyup dan meringkuk!"

hujan bercinta dengan setiap tubuh..
"tak ada bagian yang tak kubasuh.. "

---berharap menemukan segelas teh hangat!----

bandung,2009-11-20 (17.17 pm)
ivy
*biru sehabis bercinta hingga kuyup dengan hujan

Tuesday, November 17, 2009

pasti NTAH..

kadang aku merindukan hidupku yang dulu..
kadang aku ragu dengan apa yang kupilih..

kadang aku iri melihat ke sekelilingku..
kadang aku begitu bangga dengan apa yang sedang kujalani..

kadang aku bingung apa pantas semua ini kulakukan..
kadang aku berbinar senang saat meceritakan kisahku..

kadang aku termanggu sedih dan terdiam saat ditanya tentang hidupku..
kadang aku bimbang..kadang aku begitu yakin!

ntah.. Selalu mejadi kata-kata favorit yang akan keluar dari bibirku!
Kupastikan itu.. Pasti akan selalu ada kata NTAH lainnya yang menemani hidupku!
Itu PASTI!

bandung,2009-11-16 ( 12.06 am )
ivy
*biru dalam ntah..

Sunday, November 15, 2009

Positive active!


gambar dari sini

-Tulisan ini tidak untuk dimengerti!sekedar peringatan, ini muntahannnn!

Aku selalu membutuhkan pertanyaan dari seseorang sekedar untuk membagi perasaanku. Terdengar konyol? Tapi begitulah aku.. Tak pernah berhasil mendefinisikan rasaku sendiri, tak pernah sukses menggambarkannya. untung saja aku masih bisa menuliskannya. Jika tidak, mungkin gila sudah aku! Hanya ini satu-satunya tempat ku mencurahkan semuanya!

Dan semua tulisan ini, sungguh bukan untuk dimengerti oleh siapapun. ini muntahanku! Siapa yang berniat melihat muntahan? jadi tak usah kau protes tentang tata bahasa ataupun alurnya yang tak jelas ini. Toh tulisan ini sendiri adalah ketakjelasan yang kuharap bisa sedikit memperjelas rasaku yang berantakan ini.

Rasa yang semakin mendesak dan menyesakkan bagiku, tapi tak dapat kuceritakan. Rasa yang membuncah dan membuatku begitu rapuh dan mudah pecah. Rasa yang bercampur aduk namun bukannya menghasilkan simfoni warna yang indah, hanya meninggalakn goretan-goretan kasar dari pena yang tak lagi bertinta. Rasa yang membuatku ingin berteriak dan menangis namun tak pernah bisa kulakukan, dan hanya kubingkai dengan senyum tak tulus dari bibirku.

Mungkin memang tak perlu mendefinisikan rasa-rasa aneh yang kurasakan ini. Mungkin ada baiknya tidak melabelinya dengan sebuah nama, ketimbang hanya menambahkan rasa baru yang akan berakhir ntah seperti apa. Mungkin aku serupa gunung merapi yang tak pernah tau apa saja yang ada di dalam kawahnya hingga akhirnya dimuntahkan dan mengenai sekitarnya.

Dan sekarang, sepertinya gunungku mulai aktif! Apa yang harus kulakukan? Mencari orang-orang untuk menjinakkannya? atau memilih untuk menyepi bak pertapa ke ujung dunia? Aku pilih yang kedua! Karena aku tak yakin bisa menemukan orang yang tepat saat ini. Tapi tolong tunjukkan padaku di mana ujung dunia itu?

Friday, November 13, 2009

Tulisanku aku..


gambar dipinjam dari

Tulisanku menceritakan takutku..
Tulisanku membisiki lukaku..
Tulisanku meneriakkan gembiraku..
Tulisanku menggambarkan duniaku..

Tulisanku membagi deritaku..
Tulisanku menangisi sembiluku..
Tulisanku menyanyikan bahagiaku..
Tulisanku merangkai rasaku..

Tulisanku adalah aku! bahkan lebih jujur dari yang terlihat olehmu..

Bandung,2009-11-13
ivy
*biru terinspirasi ^^